Mencegah Nyamuk Demam Berdarah Dengan Fogging Sendiri

Harap waspada
Saat musim penghujan tiba, biasanya diiringi oleh berbagai macam wabah penyakit, salah satunya adalah Penyakit Demam Berdarah. Wabah penyakit ini termasuk dalam kategori mematikan. Penyakit Demam Berdarah disebebkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina yang membawa dan menularkan virus dengue, nyamuk ini biasanya muncul saat musim penghujan tiba, karena banyak genangan air yang bisa dijadikan sarang nyamuk dan tempat untuk bertelur.

Nyamuk Aides Agepty ini biasanya mulai keluar dan mencari mangsa di pagi, siang dan sore hari, jadi sebisa mungkin hindari tidur di jam – jam tersebut agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Pencegahan Nyamuk Demam Berdarah

Ada beberapa cara untuk mencegah penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dengan cara sering membersihkan genangan air seperti bak mandi, saluran air didalam rumah ataupun saluran air diluar rumah. Atau bisa dengan cara fogging, biasanya pelaksanaan fogging dilaksanakan oleh perangkat desa setempat. Tapi sebetulnya fogging bisa kita lakukan sendiri tanpa menunggu alat fogging dari desa, malah secara tidak sadar kita sering melakukan fogging sendiri walaupun dalam kadar yang sangat kecil, yaitu menyemprotkan obat nyamuk didalam ruangan rumah.

Alat yang diperlukan untuk fogging secara mandiri :

  1. Obat nyamuk semprot ukuran 600 ml atau jumbo.
  2. Masker.

Untuk jumlah kaleng obat nyamuk disesuaikan dengan luas rumah dan luas tanah anda, untuk rumah dengan luas antara 45 – 54 m2 dan luas tanah antara 90 – 120 m2 dibutuhkan antara 3 sampai 4 botol, sesuaikan sendiri dengan kebutuhan anda.

Beberapa tempat yang harus kita semprot adalah :

  1. Tempat yang ada genangan air seperti kamar mandi, tempat cuci piring, tempat cuci baju, kolam ikan dan saluran air / got.
  2. Sela – sela furniture seperti kolong tempat tidur, kolong rak tv, kolong almari, kolong sofa, kolong kulkas, kolong mesin cuci dan kolong mobil.
  3. Langit – langit rumah (plavon).
  4. Tempat – tempat gelap seperti diatas plavon dan ruangan yang jarang kita kunjungi seperti gudang.
  5. Taman depan dan taman belakang atau sisa tanah belakang rumah.

Semprotlah tempat – tempat tersebut dan sekitarnya, serta tempat yang menurut anda menjadi sarang nyamuk. Jangan lupa untuk memakai masker saat menyemprot rumah dan tutuplah pintu serta jendela. Setelah selesai menyemprot, segeralah keluar dari rumah dan jangan membuka pintu dan jendela serta segeralah cuci tangan anda dengan bersih. Jangan memasuki rumah sekitar 1 jam karena obat nyamuk pasti masih memenuhi ruangan rumah, jika terpaksa memasuki rumah pakailah masker.

Setelah sekitar 1 jam anda bisa memasuki rumah, tapi tetaplah memakai masker karena masih ada sisa obat nyamuk didalam ruangan rumah, lalu bukalah pintu dan jendela selebar mungkin serta nyalakan blower atau kipas angin agar bau obat nyamuk segera hilang. Sapulah lantai rumah anda karena pasti banyak nyamuk dan serangga yang mabuk atau mati. Saat akan melepas masker pastikan bahwa bau obat nyamuk sudah hilang dari rumah anda.

Anda bisa melakukan fogging ini secara berkala sekitar 1 bulan sekali. Jika rumah anda berada didaerah persawahan atau perkebunan, anda bisa melakukan lebih sering karena pasti sangat banyak nyamuk disekitar area tersebut. Atau anda bisa melakukan fogging lagi jika menurut anda sudah mulai banyak nyamuk di dalam rumah anda atau jika di sekitar rumah anda sudah ada yang terserang penyakit DBD.

Cara ini tidak dianjurkan jika Anda mempunyai bayi atau balita dibawah umur 3 tahun atau Ibu yang sedang hamil. Sekian tips dari kami, semoga bisa bermanfaat bagi anda semua.

Salam hangat,
Team Surya Harmoni.
PENCEGAHAN PENYEBARAN POPULASI NYAMUK DEMAM BERDARAH